Hi there! This has been a fifth week of mata kuliah 'Creative Thinking'. Di blog kali ini gue akan bahas Barriers to Critical Thinking. Nah kalian pernah nggak membuat penilaian tentang seseorang berdasarkan apa yang orang lain katakan kepada kalian dan kemudian mendengar sisi lain dari cerita itu? Kita semua pasti nyesel sama keputusan yang pernah kita buat karena pada saat itu nggak menggunakan cara berpikir kritis. So disini gue bakal jelasin hambatan apa ajasi yang bikin kita nggak menggunakan cara berpikir kritis dari beberapa point yang pernah gue lakuin a.k.a masih gue lakuin ((mungkin)).
1. Fear of Change (Takut Berubah)
Hambatan utama gue adalah Fear of Change, gue terlalu takut merubah pola pikir karena sudah nyaman atau gue tetap ingin di zona nyaman pada pola pikir sebelumnya. Selain itu juga karena gue nggak mau citra gue di mata orang lain berubah.
2. Face Saving (Menjaga Citra)
Masih berhubungan dengan point pertama, terkadang citra baik dari diri kita pun bisa menjadi penghalang bagi berpikir kritis. Gue ngerasa karena gue nggak mau terlihat terlalu banyak bicara atau mengomentari sesuatu, gue kadang malah menghindar dari berpikir kritis tersebut dan kadang jadi terkesan apatis.
3. Rationalization (Rasionalisasi)
Menurut gue, rasionalisasi jadi hambatan paling umum. Karena gue sendiri merasakan hal itu dimana gue belum sepenuhnya paham dan nggak bisa mengambil kesimpulan atas sesuatu yang bakal gue kritisi.
4. Peer Pressure (Tekanan dari teman sekitar)
Kadang hal ini sering terjadi ketika gue merasa tertekan dan berpikir bahwa teman gue lagi nggak mau dikritisi. Padahal, gue perlu mengkritisi hal itu untuk meluruskan sesuatu yang menurut gue salah.
5. Confirmation Bias (Bias Konfirmasi)
Confirmation bias sendiri berkaitan dengan decision making process. Hal ini terjadi ketika gue terlalu sibuk dan fokus dengan informasi yang mendukung opini gue. Saat itu juga gue nggak bisa menerima ide atau kebenaran baru karena nggak sesuai dengan pemikiran gue sendiri.
Menurut gue, ketika kita menyadari hambatan apa saja yang kita rasakan saat berpikir kritis penting banget. Karena saat itu juga kita dapat memperbaiki dan mengkomunikasikan gagasan, pendapat dan solusi dengan jelas serta membiasakan kita untuk berpikiran terbuka.
That is all from me. I sincerely appreciate your attention to read to my blog and i would like to apologize if there is a mistake. Thank you so much for coming. I hope you have a nice dayyy!!
Mind Map: https://drive.google.com/file/d/1XRIX5LPAhkyxYYUeAICncAQrXhplWBbQ/view?usp=drivesdk
Video Presentasi: https://youtu.be/SLVbgt5CMLI

Komentar
Posting Komentar